BAB I
PENDAHULUAN
1.1
Latar Belakang
Kemajuan dalam ilmu kedokteran
yang pesat, khususnya dalam bidang farmakologi menyebabkan banyak macam obat
yang beredar di masyarakat, baik obat kimia maupun obat tradisional, baik yang
di produksi dari dalam negri maupun yang dari luar negri. Namun hal ini juga
terjadi karena semakin kompleksnya penyakit yang timbul atau diderita
masyarakat pada saat ini baik bersifat psikis ataupun fisik. Sehingga menyebabkan
semakin meningkatnya kebutuhan obat-obat pada masyarakat.
1.2
Tujuan Penulisan
Adapun tujuan dari penulisan
makalah ini adalah sebagai berikut :
1.
Untuk memenuhi
salah satu tugas akhir semester mata kuliah Farmakologi.
2.
Untuk meningkatkan
pengetahuan mahasiswa yang menunjang pada bidang keperawatan.
3.
Untuk memotivasi
dan meningkatkan kreatifitas mahasiswa.
4.
Memberikan
kesempatan mahasiswa untuk mengenal lebih jauh tentang obat-obatan yang beredar
didaerah masing-masing.
1.3
Sistematika Penulisan
KATA PENGANTAR
DAFTAR
ISI
BAB
I PENDAHULUAN
1.1
Latar Belakang
1.2
Tujuan Penulisan
1.3
Sistematika
Penulisan
BAB II TINJAUAN KEPUSTAKAAN
2.1 Pengertian Obat
2.2 Sejarah Penemuan Obat
2.3 Penggolongan Obat
2.4 Prinsip Pemberian Obat
BAB III HASIL PENGUMPULAN BROSUR OBAT
3.1
Tabel 1
3.2 Tabel 2
3.3 Tabel 3
3.4 Tabel 4
BAB IV DISKUSI DAN PEMBAHASAN
4.1
Diskusi
4.2
Pembahasan
BAB V PENUTUP
5.1
Kesimpulan
5.2
Saran
DAFTAR PUSTAKA
RIWAYAT HIDUP
BAB II
TINJAUAN KEPUSTAKAAN
2.1 Pengertian Obat
2.1.1
Menurut Prof. Dr. Rudi Syarief Sumadilaga
Obat
adalah suatu zat kimia yang mempengaruhi proses-proses hidup.
2.1.2
Menurut Dra. Arini Setiawati, PhD
Obat adalah setiap zat kimia
yang dapat mempengaruhi proses-prose hidup.
2.1.3
Menurut Dr. Med. Ahmad Ramali
Obat adalah senyawa atau campuran senyawa untuk
mengurangi gejala atau menyembuhkan penyakit.
2.1.4
Menurut Undang-undang No. 7 tahun 1963
Obat adalah obat yang dibuat dari bahan-bahan yang
berasal dari binatang, tumbuh-tumbuhan, mineral, dan obat sintetis.
2.2 Sejarah Penemuan Obat
Pada jaman pra-sejarah dalam
upaya penemuan obat, manusia belajar dari tingkah laku binatang dan mencoba
bahan alam, terutama tumbuhan dan mineral.
Penemuan obat diketahui dari
peradaban Cina, Hindia, bangsa-bangsa sekitar laut tengah dan Amerika Selatan.
2.3 Penggolongan Obat
2.3.1
Penggolongan obat menurut Undang-undang
Obat dibagi menurut tingkat
keamanannya menjadi beberapa kelompok. Kelompok-kelompok ini selanjutnya
menentukan mudah sukarnya obat didapatkan di pasaran.
Ada lima kelompok obat
berdasarkan keamanannya
a)
Kelompok obat bebas
Golongan obat
ini dapat diperjualbelikan dengan bebas tanpa resep dokter dan dapat dibeli di
apotek atau di toko-toko obat. Sebagai tanda obat bebas ini terdapat lingkaran
hijau didalam linkaran hitam. Contohnya : Vitamin B1, Vitamin C, Termorek, dll.
b)
Kelompok obat bebas
terbatas
Obat-obatan
yang termasuk golongan ini dapat diperjualbelikan secara bebas dengan syarat
dalam jumlah yang ditentukan dan disertai dengan peringatan. Tanda peringatan
ditulis dalam huruf putih diatas kertas yang umumnya berwarna hitam. Contohnya
: Tablet antimo, Vitamin E.
c)
Kelompok obat keras
Obat-obat
golongan ini sangat berbahaya, menpunyai kerja sampingan yang sangat besar dan
untuk mendapatkannya diperlukan resep dokter yang hanya dapat dibeli di apotek.
Sebagai tanda obat keras pada pembungkusnya diberi tanda khusus, huruf `K`
dengan latar belakang warna merah dan dalam lingkaran warna hitam. Contohnya :
Antibiotik, obat-obat yang berpengaruh terhadap susunan saraf pusat seperti
obat penenang, obat yang digunakan dalam rute injeksi.
d)
Kelompok obat
narkotika
Obat narkotika
ini mempunyai akibat yang sangat buruk, tidak hanya pada pemakainya tapi juga terhadap
masyarakat disekitarnya. Untuk memperoleh obat narkotika harus dengan resep
dokter dan diwajibkan melaporkan jumlah dan macamnya. Sebagai tanda obat
narkotika diberi tanda khusus palang merah dengan latar belakang putih dan
lingkaran warna merah. Contohnya : Morfin, Kokain, Kodein.
e)
Kelompok obat
psikotropika
Obtat yang
tergolong psikotropika ditetapkan dengan UU No. 5 tahun 1997 tentang
psikotropika, yaitu zat atau obat baik dalam alamiah maupun sintetis bukan
narkotika yang berkhasiat psikoaktif melalui pengaruh selektif pada susunan
saraf pusatyang menyebabkan perubahan yang khas pada aktifitas mental dan
prilaku. Contohnya : Diazepam, Nitrazepam, Triazolan, dll.
2.3.2
Penggolongan obat lain
Penggolongan obat lain dibagi
beberapa kelompok, yaitu :
a)
Obat-obat Paten
Yaitu obat
dengan nama dagang, nama pemberian pabrik yang membuat. Contohnya : Panadol,
Mixagrip.
b)
Obat-obat Generik
Yaitu obat
dengan nama resmi yang ditetapkan dalam Farmakope Indonesia dan INN, WHO untuk
zat yang berkhasiat didalamnya. Contohnya : Allopurinol, Amoxicillin,
ampisilina, Parasetamol, dll.
c)
Obat Tradisional
Berasal dari
tumbuh-tumbuhan yang penggunaannya berdasarkan pengalaman. Contohnya : Berbagai
macam jamu.
2.4 Prinsip Pemberian Obat
Perawat dalam memberikan obat harus
tepat, hitungan yang tepat pada dosis yang diberikan sesuai resep dan selalu
menggunakan prinsip 12 benar, yaitu
:
1. Benar
klien
2. Benar
obat
3. Benar
dosis obat
4. Benar
waktu pemberian
5. Benar
cara pemberian (rute)
6. Benar
dokumentasi
7. Benar
pendidikan kesehatan perihal medikasi klien
8. Hak
klien untuk menolak
9. Benar
pengkajian
10. Benar
evaluasi
11. Benar
reaksi terhadap makanan
12. Benar
reaksi dengan obat lain
BAB
III
HASIL
PENGUMPULAN BROSUR OBAT
Dari hasil pengumpulan brosur obat diperoleh hasil
sebagai berikut :
3.1 Tabel 1 (Nama Obat, No. Registrasi, Pabrik dan
Golongan Obat)
|
No
|
Nama
Obat
|
No. Reg.
|
Pabrik
|
Golongan
|
|
1
|
ADROME®
|
D7811468
|
PT. PERTIWI AGUNG
|
-
|
|
2
|
ALOFAR®
|
DKL9709207004A1
|
PT. IFARS
|
K
|
|
3
|
AMBROXOL
|
GKL1036702810A1
|
PT. Sejahtera Lestari
Farma
|
K
|
|
4
|
AMOXICILLIN 500
|
GKL0506503604A1
|
PT. ERRITA PHARMA
|
K
|
|
5
|
ARTIMATIC
|
DKL9917107401A1
|
HOLI PHARMA
|
K
|
|
6
|
Asam Mefenamat® 500
|
GKL9830010709A1
|
PT. PHYTO KEMO AGUNG
FARMA
|
K
|
|
7
|
BIDAXTAM®
|
DKL9631407104A1
|
PT. BIMA MITRA FARMA
|
K
|
|
8
|
BUFACORT - N
|
DKL7200914829A1
|
BUFA ANEKA
|
K
|
|
9
|
CAPTOPRIL
|
GKL9705023010A1
|
Dexa Medica
|
K
|
|
10
|
CEFADROXIL
|
GKL0012416301B1
|
Kimia Farma
|
K
|
|
11
|
CIMETIDINE
|
GKL0434003910A1
|
NOVAPHARIN
|
K
|
|
12
|
Ciprofloxacin
|
GKL9320916717A1
|
INDOFARMA
|
K
|
|
13
|
Clindamycin
|
GKL9720922101A1
|
INDOFARMA
|
K
|
|
14
|
DEXTEEM PLUS TABLET
|
DKL9306409410A1
|
PT.ERLIMPEX
|
K
|
|
15
|
dolo licobion®
|
DKL0010803808A1
|
BERLICO MULIA FARMA
|
K
|
|
16
|
ETABION
|
DBL9506500701A1
|
PT. ERRITA PHARMA
|
B
|
|
17
|
ETHAMBUTOL
|
GKL0112506617B1
|
Kimia Farma
|
K
|
|
18
|
FARSYCOL®
|
DKL8309200801A1
|
PT. IFARS
|
K
|
|
19
|
GITRI
|
DKL9817105533A1
|
HOLI PHARMA
|
K
|
|
20
|
Glibenclamide
|
GKL9520905004A1
|
INDOFARMA
|
K
|
|
21
|
GLUKOLOS®
|
DKL8722208010A1
|
PT. SANBE FARMA
|
K
|
|
22
|
Grafalin®
|
DKL9331103610A1
|
PT. GRAHA FARMA
|
K
|
|
23
|
Haloperidol
|
GKL8920905210A1
|
INDOFARMA
|
K
|
|
24
|
HEROCYN
|
DBL7804208424A1
|
PT. Coronet Crown
|
B
|
|
25
|
hufagripp® Forte
|
DTL9407803304A1
|
PT. Gratia Husada
Farma
|
T
|
|
26
|
HUMAFAG® PLUS
|
DBL9007801510A1
|
PT. GRATIA HUSADA
FARMA
|
B
|
|
27
|
METOCLOPRAMIDE
|
GKL0407115710A1
|
PT. FIRST MEDIPHARMA
|
K
|
|
28
|
Molason®
|
GKL9730905029A1
|
PT. MOLEX AYUS
|
K
|
|
29
|
MUCOS - S15®
|
DKL9815612937A1
|
PT. meprofarm
|
K
|
|
30
|
NEW-AS-TAR
|
D6016268
|
BUFA ANEKA
|
|
|
31
|
NOVAMOX
|
DKL0634006304A1
|
NOVAPHARIN
|
K
|
|
32
|
NOVAXICAM
|
DKL0334002201A1
|
NOVAPHARIN
|
K
|
|
33
|
ORPHEN®
|
DTL0233403004A1
|
SOLAS
|
T
|
|
34
|
OTTOPRIM®
|
DKL7818819310A1
|
PT. Otto
Pharmaceutical Industries
|
K
|
|
35
|
PHENOXYMETHYL
PENICILLIN 250
|
GKL9219913410A1
|
PT. Pharos Tbk.
|
K
|
|
36
|
PLANTACID FORTE®
|
DBL8511602633B1
|
PT. KALBE FARMA Tbk.
|
B
|
|
37
|
PYRAZINAMIDE
|
GKL8912511610A1
|
Kimia Farma
|
K
|
|
38
|
Ramolit®
|
DBL8728903923A1
|
PT. RAMA EMERALD MULTI
SUKSES
|
B
|
|
39
|
Ramoxyl®
|
DKL8328900438A1
|
PT. RAMA EMERALD
MULTI SUKSES
|
K
|
|
40
|
Ranacid®
|
DBL8528902110A1
|
PT. RAMA EMERALD
MULTI SUKSES
|
B
|
|
41
|
RIFAMPICIN
|
GKL9112412509A1
|
Kimia Farma
|
K
|
|
42
|
SELVIM®
|
DKL0409214304A1
|
PT. IFARS
|
K
|
|
43
|
SIMVASTATIN 10
|
GKL0332709017A1
|
PT. YARINDO FARMATAMA
|
K
|
|
44
|
SOLDEXTAM®
|
DKL0033400704A1
|
SOLAS
|
K
|
|
45
|
SPASMAL®
|
DKL7220718510A1
|
Prafa
|
K
|
|
46
|
SPESIDAL
|
DKL9817109304A1
|
HOLI PHARMA
|
K
|
|
47
|
stavit®
|
DBL8918203617A1
|
NUFARINDO
|
B
|
|
48
|
TENSICAP
|
DKL9522208310C1
|
PT. SANBE FARMA
|
K
|
|
49
|
TEOSAL
|
DKL8805004810A1
|
Dexa Medica
|
K
|
|
50
|
TIALYSIN KALK
|
-
|
PT. Gratia Husada
Farma
|
-
|
|
51
|
TIBIGON®
|
DKL0208507409A1
|
PT. HEXAPARM JAYA
|
K
|
|
52
|
TOLAK ANGIN®
|
-
|
SIDOMUNCUL
|
-
|
|
53
|
TRIFASTAN 500®
|
DKL9425802004A1
|
TRIFA
|
K
|
|
54
|
Trimol
|
DBL8525901204A1
|
PT. TRIMAN
|
B
|
|
55
|
VESPERUM®
|
DKL9909210510A1
|
PT. IFARS
|
K
|
|
56
|
Zinc
|
GTL0720934581A2
|
INDOFARMA
|
T
|
|
57
|
ZULTROP®
|
DKL9526002104B1
|
PT. TROPICA MAS
|
K
|
3.2 Tabel 2 (Nama Obat, Bentuk Sediaan, Kemasan dan Cara
Penyimpanan)
|
No
|
Nama
Obat
|
Bentuk
Sediaan
|
Kemasan
|
Cara
Penyimpanan
|
|
1
|
ADROME®
|
Tablet
|
Dus, 10 strip @10
tablet.
|
Pada suhu 15º-30ºC,
tempat kering dan terlindung dari cahaya.
|
|
2
|
ALOFAR®
|
Kaplet
|
Dus, 10 strip @ 10
kaplet.
|
Pada suhu kamar
(25º-30ºC) dalam wadah tertutup rapat dan hindarkan dari cahaya matahari.
|
|
3
|
AMBROXOL
|
Tablet
|
Dus 10 strip @ 10
tablet.
|
Tempat sejuk
(15º-25ºC), kering dan terlndung dari cahaya.
|
|
4
|
AMOXICILLIN
|
Kaplet
|
Dus, isi 10 strip @
10 kaplet.
|
Tempat sejuk
(15º-25ºC), kering dan terlindung dari cahaya.
|
|
5
|
ARTIMATIC
|
Kapsul
|
Dus 10 strip @ 10
kapsul.
|
Tempat sejuk dan
kering, terlindung dari cahaya.
|
|
6
|
Asam Mefenamat® 500
|
Kaplet
|
Dus, 10 strip @ 10
kaplet.
|
Tempat kering pada
suhu 15º-30ºC.
|
|
7
|
BIDAXTAM®
|
Kaplet
|
Dus, 30 strip @ 10
kaplet.
|
Tempat sejuk
(15º-25ºC), kering dan terlindung dari cahaya.
|
|
8
|
BUFACORT - N
|
Krim
|
Dus, Tube berisi 5
gram.
|
Tempat sejuk
(15º-25ºC), kering dan terlindung dari cahaya.
|
|
9
|
CAPTOPRIL
|
Tablet
|
Kotak, 10 strip @ 10
tablet.
|
Pada suhu kamar
(25º-30ºC), terlindung dari cahaya.
|
|
10
|
CEFADROXIL
|
Kapsul
|
Dus, 5 strip@ 10
kapsul.
|
Tempat sejuk dan
kering serta terlidung dari cahaya.
|
|
11
|
CIMETIDINE
|
Tablet
|
Dus isi 10 strip @ 10
tablet.
|
Pada suhu 15º-30ºC.
|
|
12
|
Ciprofloxacin
|
Tablet salut selaput
|
Kotak, 5 blister @ 10
tablet salut selaput.
|
Tempat sejuk dan
kering.
|
|
13
|
Clindamycin
|
Kapsul
|
Kotak, 5 blister @ 10
kapsul.
|
Tempat sejuk dan
kering.
|
|
14
|
DEXTEEM PLUS TABLET
|
Tablet
|
Dos , 10 strip @ 10
tablet.
|
Pada suhu <30ºC,
terlindung dari cahaya.
|
|
15
|
dolo licobion®
|
Kaplet
|
Dus, 10 strip @ 10
kaplet.
|
Tempat sejuk
(25º-30ºC) dan kering.
|
|
16
|
ETABION
|
Kapsul
|
Dus, 10 strip @ 10 kapsul.
|
Tempat sejuk dan
kering.
|
|
17
|
ETHAMBUTOL
|
Tablet salut selaput
|
Dus, 10 strip @ 10
tablet salut selaput.
|
Pada suhu kamar
(<30ºC), terlindung dari cahaya.
|
|
18
|
FARSYCOL®
|
Kapsul
|
Dus, 10 strip @ 10
kapsul.
|
Pada suhu kamar
(25º-30ºC) dalam wadah tertutup rapat dan hindarkan dari cahaya matahari.
|
|
19
|
GITRI
|
Suspensi
|
Botol 60 ml.
|
-
|
|
20
|
Glibenclamide
|
Kaptab
|
Botol @ 100 kaptab.
|
Pada suhu kamar
(<30ºC) dan tempat kering.
|
|
21
|
GLUKOLOS®
|
Tablet
|
Dus, 10 strip @ 10
tablet.
|
Pada suhu kamar
(25º-30ºC).
|
|
22
|
Grafalin®
|
Tablet
|
Dus, 10 strip @ 10
tablet.
|
Tempat sejuk dan
kering.
|
|
23
|
Haloperidol
|
Tablet
|
Kotak, 10 blister @
10 tablet.
|
Tempat kering, sejuk,
dan terhindar dari cahaya.
|
|
24
|
HEROCYN
|
Bedak
|
Kaleng 150 gram.
|
Tempat kering, sejuk,
dan terhindar dari cahaya.
|
|
25
|
hufagripp Forte®
|
Kaplet
|
Dos isi 10 strip @ 10
kaplet.
|
Pada suhu kamar
(25º-30ºC), tertutup rapat dan diluar pengaruh cahaya.
|
|
26
|
HUMAFAG® PLUS
|
Tablet
|
Box, 10 strip @ 10
tablet.
|
Dalam wadah tertutup
rapat.
|
|
27
|
METOCLOPRAMIDE
|
Tablet
|
Dus 10 strip @ 10
tablet.
|
Pada suhu 30± 2ºC.
|
|
28
|
Molason®
|
Krim
|
Dus, 1 tube netto 5
gram.
|
Tempat sejuk
(15º-25ºC) dan kering dalam wadah tertutup rapat.
|
|
29
|
MUCOS - S15®
|
Sirup
|
Dus, botol 60 ml .
|
Pada suhu kamar
(25º-30ºC), kering dan terlindung dari cahaya.
|
|
30
|
NEW-AS-TAR
|
Krim
|
Tube berisi 15 gram,
net.
|
Tempat sejuk dengan
tertutup baik.
|
|
31
|
NOVAMOX
|
Kaplet
|
Dus, 10 strip @ 10
tablet.
|
Pada suhu kamar
(25º-30ºC) dalam wadah tertutup rapat dan hindarkan dari cahaya matahari.
|
|
32
|
NOVAXICAM
|
Kapsul
|
Dus, 10 strip @ 10
kapsul.
|
Tempat sejuk (15º-25ºC)
dan kering, terhindar dari cahaya.
|
|
33
|
ORPHEN®
|
Kaplet
|
Dus isi 20 strip @ 10
kaplet.
|
Wadah tertutup rapat,
tidak tembus cahaya.
|
|
34
|
OTTOPRIM®
|
Tablet
|
Box isi 10 strip @ 10
tablet.
|
Pada suhu <30ºC.
|
|
35
|
PHENOXYMETHYL
PENICILLIN 250
|
Tablet
|
Dos berisi : 10 strip
@ 10 tablet.
|
Pada suhu kamar
(<30ºC), hindarkan dari cahaya dan kelembaban.
|
|
36
|
PLANTACID FORTE®
|
Suspensi
|
Botol isi 100 ml
suspensi.
|
<30ºC.
|
|
37
|
PYRAZINAMIDE
|
Tablet
|
Dus, 10 strip @ 10
tablet.
|
Pada suhu kamar
(25º-30ºC), terlindung dari cahaya.
|
|
38
|
Ramolit®
|
Serbuk
|
Dus, berisi 25
sachet.
|
Pada suhu kamar
(<30ºC).
|
|
39
|
Ramoxyl®
|
Syrup kering
|
Dus, isi 1 botol 60 ml.
|
Pada suhu kamar
(25º-30ºC), terlindung dari cahaya.
|
|
40
|
Ranacid®
|
Tablet
|
Dus, 10 strip @10
tablet.
|
Tempat kering dan
sejuk.
|
|
41
|
RIFAMPICIN
|
Tablet salut selaput
|
Dus, 10 strip @10
tablet salut selaput.
|
Pada suhu <30ºC.
|
|
42
|
SELVIM®
|
Kaplet
|
Dus, 5 strip @ 10
kaplet.
|
Pada suhu kamar
(25º-30ºC) dalam wadah tertutup rapat dan hindarkan dari cahaya matahari.
|
|
43
|
SIMVASTATIN 10
|
Tablet salut selaput
|
Dus, 3 strip @ 10
tablet salut selaput.
|
Tempat sejuk
(15º-25ºC) dan kering, terlindung dari cahaya.
|
|
44
|
SOLDEXTAM®
|
Kaplet
|
Dus, 20 strip @ 10
kaplet.
|
Tempat sejuk dan
kering.
|
|
45
|
SPASMAL®
|
Tablet
|
Box, 20 strip @ 10
tablet.
|
Tempat sejuk
(15º-25ºC) dan kering.
|
|
46
|
SPESIDAL
|
Kaplet
|
Kotak, 10 strip
@ 10 kaplet.
|
Pada suhu kamar
(25º-30ºC) dan terlindung dari cahaya.
|
|
47
|
stavit®
|
Tablet
|
Dus, 10 strip @ 10
tablet.
|
Pada suhu kamar,
terlindung dari cahaya.
|
|
48
|
TENSICAP®
|
Tablet
|
Dus, 5 strip @ 10
tablet
|
Pada suhu kamar (25º-30ºC)
|
|
49
|
TEOSAL
|
Tablet
|
Kotak, 10 strip @ 10
tablet.
|
Pada suhu < 30ºC,
terlindung dari cahaya .
|
|
50
|
TIALYSIN KALK
|
Sirup
|
-
|
Tempat tertutup
rapat, kering dan sejuk.
|
|
51
|
TIBIGON®
|
Kaplet salut selaput
|
Box @ 10 kaplet salut
selaput.
|
Wadah tertutup baik, tempat
kering pada suhu 15º-30ºC.
|
|
52
|
TOLAK ANGIN®
|
Sirup.
|
Dus, 10 sachet.
|
-
|
|
53
|
TRIFASTAN 500®
|
Kaplet
|
Dus isi 10 strip @ 10
kaplet.
|
Tempat sejuk
(15º-25ºC).
|
|
54
|
Trimol
|
Kaplet
|
Dus, 10 strip @ 10
kaplet.
|
Tempat yang sejuk
(15º-25ºC) dan kering, dalam wadah tertutup rapat dan terlindung dari cahaya.
|
|
55
|
VESPERUM®
|
Tablet
|
Dus, 10 strip @ 10
tablet.
|
Pada suhu kamar
(25º-30ºC) dalam wadah tertutup rapat dan hindarkan dari cahaya matahari.
|
|
56
|
Zinc
|
Tablet dispersibel
|
Kotak, 10 strip @ 10
tablet dispersibel.
|
Tempat kering,
<30ºC.
|
|
57
|
ZULTROP®
|
Kaplet
|
Dus, 3 strip @ 10
kaplet.
|
Pada suhu kamar
(25º-30ºC), kering, dan terlindung dari cahaya.
|
mf mbk mau nanyak kalo obat Ranacid fungsinya untuk apa y?
BalasHapus